Blog Cinangka

Mengenal Blog (webblog)

Posted by Taufiq Rohman Saturday, October 15, 2011
Share this Article on :

Blog dan Sejarah Blog

Kita mulai dengan pertanyaan “Apa itu blog ?” Banyak yang berusaha mendefinisikan istilah “blog”. Blog itu sendiri adalah kependekan dari “Weblog”, istilah ini pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut website pribadi yang selalu diupdate secara berkelanjutan dan berisi link-link ke website lain yang dianggap menarik dan biasanya disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.

Sementara Roger Yim, seorang kolumnis San Francisco Gate pada artikelnya di Februari 2001, menuliskan bahwa sebuah Blog adalah persilangan antara diary seseorang dan daftar link di Internet. Sedang Scott Rosenberg dalam kolomnya di majalah online Salon pada May 1999 menyimpulkan bahwa Blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada sekedar kumpulan link tapi kurang instrospektif dari sekedar sebuah diary yang disimpan di internet. Apapun definisinya, pendapat-pendapat tersebut bertemu pendapat bahwa blog adalah website yang bersifat personal, memuat opini pesonal dan hal-hal lain yang merupakan aktualisasi diri pembuatnya secara personal yang ingin ia kabarkan pada komunitas global dunia. Meskipun personal, isinya bisa dinikmati siapa saja darimana saja dan kapan saja. Sebuah loncata ekspresi diri yang telah melampaui batas-batas ruang dan waktu.
Ada yang mengatakan jika blog dimulai dari halaman What's New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Nestcape. Kemudian pada Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya Justin's Home Page yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang. Perkembangan blog hingga akhir tahun 1998 sampai pertengahan tahun 1999 belumlah menggembirakan, jumlah Blog yang ada belum seberapa untuk ukuran komunitas maya. Penyebabnya pada saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang Internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri. Penggila blog barulah komunitas tertentu yang didominasi oleh kelompok orang tertentu yang memiliki keahlian tertentu pula.

Pada bulan Juli 1999 lahir pembuat layanan blog pertama,Pitas , yang memungkinkan siapapun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan Blog-nya sendiri secara online dan gratis dan jumlah blog pun bertambah hingga ratusan. Namun baru pada awal Agustus 1999 sebuah perusahaan Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com jumlah Blog bertambah banyak begitu rupa hingga saat saja blogger.com ini telah memiliki hingga 100.000 Blogger yang menggunakan layanan mereka dengan pertumbuhan jumlah sekitar 20% per bulan. Blogger.com dan Pitas tentu tidak sendirian, layanan pembuat blog online diberikan pula oleh Grouksoup, Edit this Page dan juga Velocinews.

Sejak saat itu Blog kian hari kian bertambah hingga makin sulit untuk mengikutinya. Eatonweb Portal adalah salah satu daftar Blog terlengkap yang kini ada diantara daftar Blog lainnya. Ribuan Blog kemudian bermunculan dan masing-masing memilih topik bahasannya sendiri, dimulai dari bagaimana menjadi orang tua yang baik, hobi menonton film, topik politik, kesehatan, seks, olahraga, buku komik, keperluan bisnis dan macam-macam lagi. Bahkan ada Blog tentang barang-barang aneh yang dijual di situs lelang Ebay yang bernama Who Would Buy That?. Cameron Barret menulis pada Blog-nya essay berjudul "Anatomy of a Weblog" yang menerangkan tema dari Blog. "Blog seringkali sangat terfokus pada sebuah subjek unik yaitu sebuah topik dasar dan/atau sebuah konsep yang menyatukan tema-tema dalam Blog tersebut" . Secara sederhana topik sebuah Blog adalah daerah kekuasan si Pembuatnya tanpa ada editor atau boss yang ikut campur, tema segila apapun biasanya dapat kita temukan sejalan dengan makin bermunculannya Blog di Internet. Dan ya, ide itu telah terpikirkan, Blogger bahkan sekarang telah membuat Blog dari Blog, dan bahkan Blog dari Blog dari Blog.”

Dari sedemikian banyak Blog yang ada, Blog-Blog yang menetapkan standar dari Blog dan terkenal sehingga memiliki penggemarnya sendiri diantaranya adalah Blog milik Jorn Barger, Robot Wisdom yang disebut-sebut merupakan Blog terbesar dan paling berguna dimana dia setiap harinya menyodorkan sekian banyak link yang dibentuk dari ketertarikannya pada seni dan teknologi. Camworld adalah Blog populer milik Cameron Barret seorang Desainer Interaktif dimana dia mengkatagorikan topik-topik Blog-nya pada katagori, Random Thoughts, Web Design dan New Media. Camworld dapat disebut sebagai Blog klasik dalam arti Blog tersebut mengandung dosis tepat dari karakter dan opini pribadi dicampur dengan keselektifan pemilihan link-nya. Blog terkenal lainnya diantaranya, Obscure Store milik Jim Romenesko yang menyediakan link bertemakan berita dan gosip serta hal-hal kecil yang sedikit mengarah pada underground movement, Lawrence Lee juga setiap hari mengupdate Blog-nya, Tomalak's Realm dengan link-link pada berita tentang Web Design dan Net Business. Memepool dengan pilihan koleksi link-nya yang unik disertai analisis cerdas juga digemari sebagai Blog yang istimewa. Kottke.org merupakan Blog menarik milik Jason Kottke seorang Web Designer yang tinggal di San Francisco, di Blog-nya dia menulis bahwa Blog-nya tersebut adalah caranya mengisi waktu luang untuk menyusun kembali tulisan-tulisan, desain- desain dan critical skill-nya. Tak lupa juga Blog milik Dave Winer, Scripting News , salah satu Blog pertama yang banyak memberikan link tentang pemrograman.

Beberapa Penyebab Faktor Berkembang Pesatnya Blog

Dengan demikian, blog kini telah berkembang melampaui dari definisi yang telah disebutkan sebelumnya. Blog tidak lagi memuat “catatan harian” dan “link” pemiliknya, namun juga telah berkembang menjadi media pertukaran informasi yang berguna, sarana aktualisasi pemikiran pemiliknya, kepentingan bisnis kecil-kecilan, menyuarakan protes, sarkasme dan apa saja yang bisa dituliskan pada media blog ini.

Ada beberapa hal yang sangat menarik dari dunia blog ini yang membuatnya dapat berkembang dengan sangat pesat, Cameron Barret mengatakan bahwa blog adalah "Big Idea" dari Internet yang merupakan kekuatan informasi yang terdistribusi dan jurnalisme gaya Blog adalah jurnalisme media online dalam tingkat yang lebih tinggi. Rabecca Blood menulis pada blog-nya: “Dengan komentar-komentar tak kenal takut dan sarkasme mereka Blogger mengingatkan kita betapa seringkali media konvensional terinfeksi oleh vested-interest dalam membuat berita.” Ditunjang dengan Blog yang demikian interaktif sehingga memungkinkan para pembuat Blog atau para Blogger memberikan opini dan komentar mereka tentang suatu isu, dan juga memungkinkan para pembaca Blog menuliskan opininya pula tentang opini yang ia baca. Pro, kontra, link, tambahan informasi, fakta baru, semuanya kemudian terkandung dalam satu situs Blog besar. Jon Katz dalam tulisannya di Slashdot, "Here Come The Weblog", May 1999, menggambarkan, “Blog adalah rangkaian evolusi menuju "New Media". Blog berhasil mendemostrasikan banyak hal tentang budaya interaktif yang disukai orang, terutama anak-anak muda.” Salah satu Blog yang terkenal keinteraktifannya adalah Slashdot yang terkenal dengan semboyannya "News for Nerds. Stuff that Matters" yang dikelola oleh beberapa moderator. Di Slashdot satu opini menghasilkan sekian banyak lagi komentar pro atau kontra yang didukung dengan link yang mereka kontribusikan. Blog yang interaktif itu pula telah menjadi salah satu faktor yang menunjang kepopulerannya. Berbeda dengan media konvensional yang bersifat satu arah yang berubah bentuk menjadi tempat menampung suara semua orang yang mendapat tempat, walau belum tentu berharga. Blog memiliki kebalikan struktur dari media konvensional yang bersifat top-down, “Membosankan dan arogan”, kata Jon Katz. Blog juga adalah contoh tepat evolusi komunitas elektronik dan kemampuan orang yang secara online membuat media yang mereka rancang sendiri, Jon Katz meneruskan. “Media yang dirancang sendiri adalah media yang lepas dari kecurigaan media sebagai corong korporasi besar. Blog kemungkinan besar adalah masa depan media yang kita saksikan sekarang.”

Selanjutnya, Blog adalah budaya digital tersendiri dan komunitas elektroniknya bertebaran di internet dan dengan sedemikian banyak Blog di Internet yang selalu mencari website-website yang menarik maka Blog menjadi unik karena muatan “link”-nya. Seperti yang dituliskan Cameron Barret bahwa Blog saat ini adalah indikator akurat tentang apa yang sedang terjadi di Internet dan di dalam komunitas web. "Blog adalah simbol dari apa yang hebat tentang Internet." tulisnya. Blog dengan kecenderungannya memilih-milih berita dan artikel serta website sesuai dengan preference personal Blogger-nya, membuat seolah dunia web telah difilter, dunia web telah dijelajahi terdahulu (pre-surfed) oleh para Blogger dan kita tinggal menikmati apa yang telah disediakan para Blogger pada Blog yang kita sukai. Para Blogger memilihkan link pada website dan berita yang paling aneh, paling bodoh, hingga paling lengkap atau tidak lengkap dari dunia web. Jon Katz menyebut Blog, Filtered News. Blog telah menjadi saringan dunia web dan ada kalanya telah menyelamatkan kita dari kekacauan atau kesentralan informasi online yang sekarang terjadi di Internet. Interaksi juga merupakan salah satu daya tarik kuat dari Blog. Pada salah satu Community Blog yang perlu dikunjungi, MetaFilter setiap harinya para blogger ini sama-sama mengisi MetaFilter dengan link-link mereka dimana mereka menuliskan komentar-komentar mereka pula di dalamnya. Saat ini ada 15 ribuan anggota aktif di MetaFilter dari segala penjuru dunia, dimana setiap link yang didonasikan ke MetaFilter tentu saja kemudian bisa dikomentari oleh blogger lainnya lagi. Blog tersebut hidup dari kontribusi para blogger-nya. Hal tersebut pun melahirkan jenis Blog baru disamping Personal Blog, yakni Community Blog sebuah Blog bersama. Blog memiliki suara spesifik dan kepribadian. Karena Blog adalah kepanjangan interaktif dari pembuatnya. Pada tulisannya di Star Telegram, Frances Katz (ada hubungan dengan Jon Katz?) menulis bahwa Blog adalah generasi kedua dari Home Page Pribadi. Perbedaan utama antara Home Page Pribadi dan Blog yaitu, Home Page Pribadi adalah tempat dimana kamu menempatkan foto keluarga, foto kamu dan kemudian mendistribusikan informasi pada lingkaran kecil teman-teman dan keluarga. Sedang Blog dirancang untuk "pengunjung".

Mengenal Dunia Para Blogger

Rabecca Blood pada Blog-nya Rabecca's Pocket mengatakan bahwa para Blogger mulanya adalah mereka yang telah mengajarkan diri mereka sendiri HTML karena mereka menyenanginya, atau mereka yang setelah seharian bekerja di kantor dot.com mereka, dan kemudian menyisakan waktu luang beberapa jam setiap harinya untuk melakukan web surfing dan memasang hasilnya pada Blog mereka. Mereka adalah apa yang ia sebut orang-orang yang antusias pada web. "These were web enthusiast." tulisnya. Evan Williams, pendiri Blogger.com berpendapat, "Mayoritas Blogger adalah anak- anak muda atau mahasiswa. Dan banyak diantara mereka yang menggunakannya untuk berkomunikasi dengan teman-temannya.". Setiap orang tentu saja dapat membuat Blog-nya masing-masing, tapi seperti yang dikatakan Evan, Blogger saat ini kebanyakan terdiri dari para penulis diary muda yang dinamis, offbeat dan punya opini untuk segala hal. Dalam kata lain mereka adalah generasi yang tidak takut berpendapat dan mengungkapkan pendapat mereka. Tentu saja tidak semua orang adalah seorang Natural-Born Blogger dan dapat memproduksi Blog yang menarik. Di luar sana ada banyak Blogger yang merasa perlu mendokumentasikan setiap kali ia bersin, atau anak-anak muda yang menuliskan "Saya bosan" atau "School Sucks!" setiap tiga jam sekali. Amy Jo Kim seorang konsultan dan pengarang buku "Community Building on the Web: Secret Strategies for Succesful Online Communities", menulis bahwa diperlukan beberapa syarat dasar khusus untuk menjadi seorang Blogger, yaitu kemampuan untuk mengekspresikan diri, keinginan untuk berkomunikasi dengan orang banyak dan minat pribadi pada "keterusterangan".

Lalu apa gunanya membuat Blog bagi para Blogger tersebut ? Apa yang mungkin didapatkan oleh seorang Blogger dalam usaha mengurus Blognya ? Rabecca Blood menulis bahwa setelah ia membuat Blog-nya ada dua efek samping yang terjadi yang tidak ia perkirakan sebelumnya. Pertama ia menemukan kembali minatnya semenjak ia mulai membuat Blog. Dan hal kedua yang lebih penting, ia mulai lebih menghargai cara pandangnya sendiri. Ketika setiap harinya ia mengupdate Blog-nya ia mulai mempertimbangkan opini dan ide-idenya dengan lebih hati-hati dan ia mulai merasakan bahwa perspektifnya adalah unik dan penting untuk disuarakan. Ketika seorang blogger menuliskan apa yang ada di pikirannya, maka ia akan sering berkonfrontasi dengan pikiran-pikiran dan opininya sendiri. Menulis Blog, atau Blogging, setiap hari akan membuat Blogger menjadi penulis yang lebih percaya diri. Dengan terbiasa mengekspresikan pikirannya pada Blog-nya, seorang Blogger dapat dengan lebih baik mengartikulasikan opininya. Blog bahkan dapat menjadi semacam terapi jiwa. Blog dengan caranya sendiri sepertinya membuat telah membuat hidup, pikiran, opini dan kegiatan Bloggernya lebih mempunyai tujuan dan lebih teratur.

Selanjutnya, menurut Scott Rosenberg dalam kolomnya di Salon,. Blogger, tulisnya, telah menemukan ceruk (niche) baru yang subur dalam lingkungan informasi Web. Mereka memenuhi ramalan para visionaris internet terhadap munculnya jenis baru para jurnalis online, tetapi bedanya daripada mencari berita di dunia nyata, mereka menyiangi internet untuk mendapatkan berita. Blogger menurut sifat dasarnya bukanlah reporter, mereka berperan sebagai editor dalam Blognya masing-masing dan dalam sebuah dunia dengan budaya media yang telah jenuh, Blog menjadi suara-suara alternatif yang menyuarakan bunyi independen dalam setiap ulasannya. Blog bukanlah obat mujarab untuk budaya yang telah jenuh dengan media, tapi mudah-mudahan Blog adalah salah satu peredanya tulis Rabecca Blood.

Membuat Weblog atau Blog

Ada 2 (dua) situs yang baik untuk membuat Blog. www.blogger.com dan www.blog-city.com. Kita persiapkan rancangan blog yang akan dibangun, tujuannya dan materi awalnya kemudian kita tinggal “sign-up” atau daftar pada situs tersebut, mengisi form pendaftaran, pilih template yang tersedia dan weblog pun siap untuk dikembangkan. Proses sign up nya pun tidak bertele-tele, bahkan lebih mudah daripada sign up untuk sebuah account e-mail free di internet. Kedua penyedia jasa blog gratis tersebut memiliki fleksibilitas yang bagus. Bagi para pemula tinggal memanfaatkan fasilitas yang ada meskipun terbilang sederhana dan dengan sedikit pengetahuan tentang bahasa html kita bisa mengembangkan tampilan Blog yang kita buat. Menarik jika kita sing up di situ www.blog-city.com template standar yang disediakan sudah sedemikian “good looking” sehingga rata-rata peminatnya tidak lagi begitu memikirkan tampilan weblognya dan dapat berkonsentrasi dengan materi yang mereka posting.

Penutup

Apakah Blog memang suara murni media baru seperti yang diramalkan? Atau hanya sekedar trend digital? Dan akan bertahan lamakah Blog-Blog di Internet? Tentu saja ini jawaban yang perlu dijawab oleh para Blogger sendiri. Banyak orang saat ini memiliki idealisme terhadap Blog sebagai sebuah konsep desentralisasi informasi yang mengembalikan berita kembali di tangan para penggunanya dan tidak dimonopoli lagi oleh korporasi besar atau perusahaan media. Tentu saja masih sekian tahun lagi kita melihat apakah konsep yang bermula dari budaya dan komunitas ini bisa terjadi atau tidak. Kritik terhadap ledakan jumlah Blog yang sekarang terjadi pun sudah banyak disuarakan. Berapa murni lagi suara Blog bisa bertahan? Perdebatan tentang hal ini terus terjadi di Web.

Referensi
• An Incomplete Annotated History of Weblogs
• Weblogs a history and perspective
• FAQ Weblog resources
• Dan sumber lain terkait

Copyright © 2003 IlmuKomputer.com
Sumber : http//ilmukomputer.com

Related Post:

Post a Comment